Thursday 23 July 2015

My Love

I love her very much

6 - 6 - 15
6 June 2015
Our love story begin....
hope we can walk together, grow together, accept and understanding each other and God lead our relatonship to the next level

6-6-15






Tuesday 24 September 2013

Ghost & Exorcism | Hantu & Pelepasan

Hello guys, ketemu lagi di blog nan sepi ini haha... kali ini gw mau coret2 blog tentang hantu & pelepasan.. hiyy ngeri banget ya kayanya.... kenapa si gw bisa niat-niat amat nulis/nyari tentang isu tsb, hahaha karena gw terlibat di dalam pelayanan buletin tercinta WAVE Youth Ministry yaitu WAVE News Letter maka kali ini gw kabagian topik tsb... tanpa lama2 yuk kita simak :

Apakah hantu itu ada ?
Bonjour surfers, apakah kalian pernah berpikir tentang hantu? Banyak sekali film-film horror yang ada di dunia yang sering membuat kita takut dan seolah-olah hantu itu nyata sekali. Surfers, satu hal yang penting dan perlu kalian ketahui dan inget-inget… Hantu atau arwah yang gentayangan itu sebenernya GAK ADA, karena menurut alkitab orang yang sudah mati ga bisa gentayangan, tetapi masuk ke alam lain baik itu surge atau neraka, mereka ga bisa lagi berhubungan dengan manusia yang hidup, kecuali Tuhan yang perintahkan (Lukas 16:19-31)
Pertanyaannya : so siapa sich yang suka muncul dan menampakan diri dan mungkin sebagian dari kita pernah mengalaminya, itu tidak lain adalah si iblis yang nyamar jadi arwah atau roh orang mati lalu mempertakut kita hahaha…
TAKUT HANTU
Brosis tau ga sih lo apa kata Alkitab tentang takut sama hantu
“Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih” 1 Yohanes 4:18.
So, jangan sampai hantu mempertakut kita lagi apalagi mempersuram ;)
IBLIS SUDAH DIKALAHKAN
“Ia memusnahkan dia, yaitu iblis, yang berkuasa atas maut” Ibrani 2:14.
“Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.” Kolose 2:15.
Ayat di atas dengan jelas menyatakan bahwa iblis sudah dikalahkan dan iblis tidak punya kuasa apa-apa lagi, dia cuma bisa omong besar doang.
TAKUT AKAN ALLAH
Kita jangan takut sama iblis, namun kita harus takut akan Tuhan.
“Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada DIa yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.”  Matius 10:28.
Allah di pihak kita lho.. buktinya  “...Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” Roma 8:31


Exorcism / Pelepasan
Istilah pelayanan pelepasan (deliverance ministry atau exorcism) muncul seiring dengan perkembangan gerakan Kristen Pentakosta dan Kristen Karismatik. Beberapa hamba Tuhan seperti Derek Prince, Frank Hammond, dan Win Worley berpengaruh besar dalam mensosialisasikan istilah itu. Guys, pelayanan pengusiran setan itu sudah ada sejak jaman Yesus dan para rasul serta gereja pertama. Pelayanan itu sendiri diajarkan oleh Yesus dan para murid-Nya. Alkitab mengajarkan pelayanan pelepasan dengan sangat jelas.
Menurut Dictionary of Pentecostal and Charismatic Movements, pelayanan pelepasan (exorcism) adalah the act of expelling evil spirits or demons by adjuration in the name of Jesus Christ and through His power. Pelayanan pelepasan adalah tindakan mengusir roh-roh jahat atau setan-setan di dalam nama Yesus dengan kuasa Tuhan.
Apa beda pelayanan pelepasan Kristen dengan pengusiran setan yang dilakukan dalam agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan lain?
Pengusiran setan kita lakukan dalam kuasa satu nama saja, Tuhan Yesus Kristus (Mrk 16:17). Kita tidak memakai nama-nama lain untuk mengusir setan.
Pengusiran setan dilakukan bukan dengan kekuatan manusia, kekuatan pikiran (mind power), kekuatan jiwa (psychological power), atau kekuatan-kekuatan spiritual lain. Pengusiran itu dilakukan dengan memohon kuasa dari Roh Kudus (Kis 1:8).
Pengusiran setan dilakukan dalam rangka memohon kehadiran Tuhan, sebab ketika setan diusir, sesungguhnya Kerajaan Allah datang (Luk 11:20).
Pengusiran setan dilakukan dengan berpedoman pada Alkitab yang adalah Firman Tuhan. Alkitab harus menjadi “buku manual” bagi praktek pelayanan ini (band. 2 Tim 3:16)
SIAPA YANG BISA MELAYANI PELEPASAN?
Menurut Alkitab, siapa saja yang berkuasa melayani pelepasan?
Yesus, itu sangat jelas. Alkitab mencatat pelayanan-pelayanan pelepasan yang dilakukan-Nya (misalnya Mrk 9 :14-28).
Para murid Yesus (Mat 10 :8; Luk 10 :17-19).
Para rasul, misalnya Rasul Paulus (Kis 19 :11-12)
Setiap orang percaya. Pelayanan pelepasan itu merupakan tanda-tanda yang menyertai setiap orang percaya (Mrk 16:17)
ORANG PERCAYA BISA MENGUSIR SETAN
Mengapa orang percaya bisa melakukan pelayanan pelepasan?
Yesus memberi perintah supaya orang pecaya mengusir setan-setan (Mat 10 :8)
Yesus berjanji bahwa orang percaya bisa mengusir setan dengan menggunaan nama-Nya (Mrk 16:17)
Tuhan memberi Roh Kudus sehingga anak-anak Tuhan penuh dengan kuasa illahi (Kis 1:8).
Pada dasarnya, iblis telah dikalahkan oleh Yesus di kayu salib (1 Kor 15:27). Yesus telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka (Kol 2 :13-15)
Tuhan telah memberikan senjata-senjata rohani sehingga kita bisa memenangkan peperangan rohani melawan iblis (Ef 6 :10-18)
KAPAN SEORANG KONSELI BISA DILAYANI PELEPASAN?
Orang yang akan dilayani pelepasan perlu mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Sebab, proses pelepasan – sekalipun dilayani oleh para hamba Tuhan yang berpengalaman – bisa terhambat jika:
·         Orang yang dilayani itu masih belum merelakan sepenuhnya untuk benar-benar melepaskan diri dari ikatan roh-roh jahat itu. Misalnya tidak mau melepasakan jimat-jimatnya atau kebiasaan ritual satanisnya.
·         Orang yang dilayani itu tidak mau sungguh-sungguh bertobat
·         Orang yang dilayani itu tidak mau sungguh-sungguh percaya dan berserah kepada Yesus
·         Orang yang dilayani itu tidak mau berserah dalam pekerjaan Roh Kudus
Tuhan sendiri tidak pernah memaksa orang untuk mengikut Dia dan meninggalkan kehidupan lamanya. Jadi, Tuhan menunggu sampai kita rela dan berserah total kepada-Nya. Kebebasan baru diberikan manakala kita hidup sepenuhnya bagi Tuhan.
Bagi kalian yang mau tau lebih bisa cek di link tersebut J Gbu

Friday 13 September 2013

Jesus 'talking' to me.

Membaca judulnya, apakah kamu percaya? Hoho...
Kemarin, kamis 12 september 2013, gw mendapat pencerahanisasi dari one of my respectful mentor, gw diingatkan kembali tentang struktur hidup, yang dimana struktur hidup gw saat ini messed up dan harus segera diubah, sebenernya ngetik di blog ini jam segini jg sudah melanggar struktur hidup gw hehe, gw diingatkan kembali supaya secara sadar mengetahui apa sih yg penting dan yg harus gw prioritaskan saat ini, dan gw harus secara sadar juga mengejar dan mengutamakan hal tsb.

Gw ga akan byk curcol hehe, yg pasti skrg gw sudah diingatkan kembali apa yang penting dan gw bakal prioritaskan hal tsb, banyak distraction yg dapat menghalangi, tapi gw yakin bisa melewatinya.

Tuhan berbicara banget ke gw kemarin, dan di dalam hati gw juga berbicara 'kurang jelas apalagi?' Gw rasa kejadian kemarin itu benar2 Tuhan yg bekerja dan mengizinkan itu terjadi... I feel loved... Dan sesuai lagu sidney, I am loved... Thank you Jesus, terimakasih Bapa.

Ampuni jika saya byk melakukan 'kejahatan' selama ini...
Nite and Gbu guys.

Monday 9 September 2013

Grateful and Faithful

Hola teman, teringat bahan komsel minggu kemarin tentang bersyukur dan beriman jadi ingin coret2 blog lagi hehe... Guys, kapan sih kalian merasa bersyukur terhadap Tuhan? kapan juga kalian merasa beriman terhadap Tuhan? Hmm...

Klo gw pribadi, merasa bersyukur kalo melihat orang yang lebih kekurangan daripada gw...
Misal ngeliat pengemis/gelandangan yang minta2... disatu sisi gw kasian ngeliat mereka, tapi disatu sisi gw bersyukur bahwa keadaan gw bisa dibilang cukup n tidak kekurangan... Hehe thanks God.
Bagaimana dengan kalian ?

Selanjutnya, gw merasa beriman ketika banyak masalah menerpa hahaha, kadang tuh setiap masalah di hidup kita ada untuk membentuk kita menjadi lebih kuat lagi... Dan ketika gw sudah ga bisa melakukan apa2, gw berserah dan beriman kepada Tuhan bahwa gw bisa melalui masalah tsb..

Mau curhat sedikit... Gw bukan lahir dan besar di keluarga berada dan ideal, bisa dibilang gw termasuk besar di keluarga yang 'broken home' karena pada waktu kecil, papah gw suka memukuli mamah ketika mereka ribut... Beranjak besar, waktu gw smp, papah sudah berhenti mencari nafkah... Lalu mamah mengambil alih peran pencari nafkah serta merangkap ibu rumah tangga...

Mamah susah payah membesarkan ke-5 anak berjuang dan bisa menguliahkan cici gw yg paling gede (gw 5bersaudara, gw bungsu)
Seiring perjalanan koko si mamah (ada 2), akyu gw, sering bantu dalam sumbangan dana biaya kuliah, karena si mamah mencari nafkah tidak cukup untuk membiayai keluarga, si mamah super sekali karena dulu semua usaha dijalani, dari jual beli motor, jual es kombinasi, jual parcel utk lebaran, jual indomie, kopi susu, sampe baju2 cimol, ketika cibadak mall terkenal...

Gw dulu polos n ga ngerti apa2, yg gw tau yaitu papah tidak mencari nafkah dan gw benci dia..
Gw sayang banget mamah... Tapi gw ga gt peduli sama papah, krn gw byk keselnya sama papah, gw sering bertanya2 di dlm hati, kenapa papah gw begini? Kenapa papah gw bukan orang kaya? Kenapa papahnya temen gw mah baik, ngajarin nyetir mobil, ngajarin usaha, membiayai keluarga, dan lain2... Gw merasa bahwa gw ga merasakan figur seorang ayah di keluarga... Walaupun papah gw ada secara fisik, namun gw tidak merasakan adanya peran ayah di keluarga gw...

Gw banyak menghabiskan waktu gw di warnet, karena jika di rumah, paapah gw selalu cerewet dan tidak pernah mengerti apa yg anaknya inginkan / butuhkan...
Maaf curhatnya kepanjangan....

Nah, dari hal tsb gw kadang beriman kepada Tuhan, bahwa walaupun gw berasal dari keluarga yg 'broken home' gw bakal memiliki masa depan yg cerah dan gw gamw seperti papah gw yang tidak berperan sebagai ayah, gw beriman klo gw punya figur bapa yang sempurna yaitu Bapa di sorga...
Walau sekarang gw byk kelemahan karena efek kehilangan figur bapa, yaitu gw kurang bisa tegas, gw plin plan akan sesuatu, gw ga bs marah krn gw rasa kadang marah dengan benar itu perlu...

Huh... Sedikit lega sudah curcol walau di blog hehe, pokonya gw yakin God never leave you, nor forsake you.
So bagi teman2 yang mungkin mengalami pengalaman atau keadaan yang sama seperti saya, jgn khawatir dan jgn takut yah, coz kita punya Tuhan yang infinite and beyond, Dia tidak terbatas oleh apapun, tapi kita sangatlah terbatas, secuil debu dihadapan-Nya, namun klo kita mengandalkan-Nya kita tidak akan kehilangan arah dan wasted life...

Tuhan bisa melakukan apapun, He can make nobody into somebody...
So, be grateful and be faithful in every circumtances.

Sekian dulu bloggin saya today hehe... Gbu :)

Monday 2 September 2013

Falling in love... Again? What?

Haloooo sudah lama sekali saya ngga post di blog hehehe... Post terakhir di thn 2012 ketika masa galau melanda hahha, dan skrg saya rasa galau itupun datang kembali...sehingga membuat saya teringat kembali akan blog ini dan ingin menuangkannya...

Hmmm, mulai dr mana ya.. Pokoknya skrg ini pukul 4.20am hari selasa, dan gw blm bisa tidur brooooo... Gatw kenapa... Apakah rasa di hati ini yg membuat gw gelisah? Lol... Mungkin kali ya... Karena gw adalah pleghmatic-melancholic based...

Gw barusan confess ke Tuhan Yesus atas semua dosa2 dan keberengsekan gw yg org lain gak tau....
Dan gw mau hidup seperti yg Tuhan kehendaki, gw minta pimpinan Tuhan utk dapat hidup sesuai ajarannya... Apakah underlaw atau undergrace? Tapi gw rasa yg benar itu undergrace... Tapi undergrace yg seperti bagaimana? Bagaimana kita meresponi setiap dosa yg baik secara sadar atau tidak sadar telah kita lakukan? I hope God soon will give me guidance until I find the answer hahaha jd iinggrisan....

Kenapa sih serasa ribet banget ya hidup sbg org kristen yg katanya hanya dengan percaya, maka akan masuk surga.... Hmm dasar gw orang pemikir kritis, percaya yg seperti apa sih? Apakah percayanya gw sudah seperti yg Tuhan kehendaki sebagaimananya percaya yg menyelamatkan? Gw ga mau men selama hidup mengaku percaya dan mengimaninya, tapi ternyata gw menghidupi yg gw sebut percaya tsb salah dan tidak seperti yg Tuhan harapkan...

Gw saat ini mau membangun lg relasi dgn Tuhan dan ingin tetap seeking my struggling with christians lifestyle... Karena selama ini gw terlalu sibuk dan tidak seeking the truth...

And the last thing is.... I think I fell in love with someone, tapi masi galau nih apakah dia merasakan hal yg sama atau ngga, soalnya gerak geriknya rada aneh... N maybe she need some space kali ya... Gw terlalu ngebet tanpa memikirkan posisi dia yg mungkin masih blm siap untuk menjalin relasi hehehe.. Tuhan tolong saya pls, klo dia merupakan yg the best buat saya, izinkan saya juga bisa menjadi yg the best buat dia didlm segala kekurangan saya.... Huhuhu... Panjang juga ya saya ketik2 maklum asyik bru pertama x ngeblog pake ipad... Wkwkwk...

O yah, sy juga bergumul akan komsel yg sy pegang.. Gw gamw klo komsel gw ga bertumbuh, tolong sy Tuhan supaya dimampukan untuk menjadi teladan bagi anak2 komsel saya dan bisa melahirkan pemimpin2 yg dapat menjadi berkat spt timotius yg dimuridkan oleh paulus...

Sekian dulu deh ngegalaunya, sudah jam 4.35 wkwkwk c u mamen!

Thursday 20 December 2012

Emotional detachment part 2


Tonite I want to research about Emotional Detachment part - 2
because there is something very bothering me all the time...

Emotional detachment, in psychology, can mean two different things. In the first meaning, it refers to an "inability to connect" with others emotionally, as well as a means of dealing with anxiety by preventing certain situations that trigger it; it is often described as "emotional numbing" or dissociation, depersonalization or in its chronic form depersonalization disorder. In the second sense, it is a decision to avoid engaging emotional connections, rather than an inability or difficulty in doing so, typically for personal, social, or other reasons. In this sense it can allow people to maintain boundaries, psychic integrity and avoid undesired impact by or upon others, related to emotional demands.

First sense: inability to connect

Second sense: decision to not connect emotionally

Emotional detachment in the second sense above is a decision to avoid engaging emotional connections, rather than an inability or difficulty in doing so, typically for personal, social, or other reasons. In this sense it can allows people to maintain boundaries, psychic integrity and avoid undesired impact by or upon others, related to emotional demands. As such it is a deliberate mental attitude which avoids engaging the emotions of others.

This detachment does not necessarily mean avoiding empathy; rather it allows the person space needed to rationally choose whether or not to be overwhelmed or manipulated by such feelings. Examples where this is used in a positive sense might include emotional boundary management, where a person avoids emotional levels of engagement related to people who are in some way emotionally overly demanding, such as difficult co-workers or relatives, or is adopted to aid the person in helping others such as a person who trains himself to ignore the "pleading" food requests of a dieting spouse, or indifference by parents towards a child's begging. Emotional detachment also allows acts of extreme cruelty, such as torture and abuse, supported by the decision to not connect empathically with the person concerned. As a result, the decision as to whether emotional detachment in any given set of circumstances is considered to be a positive or negative mental attitude is a subjective one, and therefore a decision on which different people may not agree.

hmm.. I think I have to do some emotional detachment to some people I knew...

some quotes

Friday 14 December 2012

Mixed up Feeling

Huff...hari ini gw ngerasa pusing, stress, takut n bingung... udah perwalian tadi siang, tapi gw ga yakin apakah gw bakal bisa ngeberesin KP gw... tapi hari ini gw bakal pelayanan di perayaan Natal "Hourglass" so, gw harus semangat! saya akan pelayanan drama sebagai "Mr. Shigan" tokoh "Waktu". Pray the best for tomorrow! Ganbatte Pei! Do the best for Jesus! God Bless me 0:) doain ya teman2